ADSENSE HERE!
Ciri2 kerusakan RX (receiver):
Search manual, tidak mendapatkan sembarang provider
Search manual, hny dapat 1 or bbrp provider (lemah)
Search manual, kadang dapat n gx
Ciri2 kerusakan TX (transmiter):
Search Manual dapat semua provider, no access ke Base Station
Dapat semua provider n bisa access, gx bisa make call
Access Ok, sering dpt pesan "Connection Error" waktu telp
Sebagian di problem RX
Dg media PSU sbg pembaca arus
Dg Media MultiDigital sbg pengukur nilai pd titik testpoint
No Network Search dlm wkt xg sgt singkat (hitungan detik)
Paling sering ketemu rusak pd RXVCO, tdk menghasilkan gelombang SHF ke RF-RX guna mixing Band GSM.
No Network Search dg wkt >5detik tanpa gerakan arus
Kerusakan pd RF-RX, tidak dapat mengolah signal data (informasi) n carrier (pembawa)
Kedua, bisa dr RAP xg tidak bs menginstruksikan kerja kpd RF-RX
Utk RAP, bs coba digoyangi sedikit n test kembali.. biasa'y bs langsung OK or paling gx kan ad pegerakan arus xg sedikit lemah, petanda RAP sdh layak diganti ..
No Network Search waktu lumayan lama, mungkin >1menit dg gerak getar arus lemah berulang kali.
Gx dicatat brp x he3..
Kemungkinan rusak pd RF-RX, RAP n RETU
Utk memperkecil lagi lingkup analisa, bs mggunakan Multi testpoint ke titik J RXIQ antara RF-RX n RAP.
Biasa'y salah 1 xg rusak, kan terukur nilai xg selisih byk antara I n Q.
Xg termasuk selisih byk diatas 0.005
Bahkan pernah ketemu beda diatas 0.100 pd N70, putus jalur pd layer upper ke HINKU.
No Network Search <1menit dg gerak arus kadang lemah n kadang sedikit lbh cepat (gx teratur)
Bisa dicoba di AntSwitch dulu, RF-RX n rangkaian RXVCO
Dirangkaian RXVCO, paling sering didapati kerusakan pd C 2n2 xg gampang bocor terutama bekas kemasukan air.
Gx menutup kemungkinan dr RAP juga.
pada kesempatan ini kita bakal membahas sedikit tentang RF..
RF interface converters
Telah kita pahami sebelumnya bahwa Modul RF mempunyai karakter signal analog sedangkan Baseband mempunyai karakter digital.
agar kedua Modul ini dapat berkesinambungan satu sama lain, dibutuhkan suatu konversi atau penerjemah signal analog menjadi signal digital (A/D Converter) dan signal digital menjadi signal analog (D/A Converter).
RF Interface Converter biasa juga disebut Multy Mode Converter yang merupakan rangkaian penghubung antara Modul RF dengan UPP.
Modul RF ini merupakan bagian yang sangat penting dari sistem komunikasi, tanpa Sistem RF ini maka mustahil ponsel akan dapat men-transmisikan data informasi kepada Base station, hal ini bisa mengakibatkan Ponsel tidak akan mendapatkan signal atau jaringan dari operator.
adapun Fungsi Sistem RF ini diantaranya:
1.Menyatukan data informasi dengan signal pembawa (Modulasi)
2.Memisahkan data informasi dengan signal pembawa (Demodulasi)
3.Pembangkit frekuensi untuk signal pemancaran dan penerimaan (Frequency Synthesizer)
4. Pengunci jaringan operator (PLL)
5.Penguatan signal penerimaan dan pemancaran Pembangkit denyut untuk kebutuhan Clock.
pada tipe BB5 Fungsi RF diimplementasikan pada AHNE/HINKU
sebagai pendukung dibutuhkan beberapa komponen tambahan diantaranya: VCO, VCTXO, Loop Filter, SAW, Front End Module.
Kerusakan pada Bagian RX dibagi menjadi dua jenis :
1. Low RX
Ciri :
- Pada saat cari manual hanya dapat 1 atau 2 jaringan saja
- Biasanya proses searching tidak lebih dari 4 detik sudah tidak dapat jaringan.
Solusi : kerusakan biasanya belum sampai ke IC RF, maka bisa coba anda lakukan penggantian mulai dari switch antenna, coupler ataupun bagian antennanya.
2. No Rx
Ciri : Pada saat cari manual sama sekali tidak dapat jaringan operatornya.
solusi :
- Cek Output dari RF (RXi dan RXq) menggunakan oscilloscope, jika bagus maka kerusakan pasti pada IC Audio (Biasanya sudah digabung pada IC Power pada DCT4 dan WD2, dan Pada BB5 biasanya pada Rap3G).
- Cek tegangan kerja IC RF ; misalnya vr1,vr2,vr4,dst jika ada yang gak ada maka kerusakan pada IC Power, namun bisa juga tidak perlu mengganti IC Power namun kita ambilkan dari tegangan lain yang nilainya sama.
- Cek tegangan kerja vco jika tidak ada maka ganti IC Power atau ambilkan tegangan dari tegangan yang nilainya sama.
- cek keluaran VCO (Volt Control Osilator) normal apa tidak dengan menggunakan oscilloscope, jika tidak normal maka kerusakan pada VCO.
- Cek tegangan dari UPP yaitu Sdata, Ssena dan Sclock, jika tidak ada maka kerusakan pada CPU.
- Cek Keluaran crystal 26Mhz ada keluar 26Mhz / 38Mhz apa tidak menggunakan Frequensi Counter jika berkurang maka kerusakan pada crystal 26mhz/ 38Mhz
salah satu kasus Rfbus-data,clk,ena yg kita dapati swaktu selftest

Kesimpulan No RX
Dapat disebabkan oleh :IC Power, IC RF, Crystal 26Mhz/38Mhz, VCO ataupun CPU.
Kerusakan bagian TX juaga dibagi menjadi 2 bagian :
1. Low TX
Ciri : Dapat signal tapi turun naik atau dapat signal tapi susah untuk telpon.
Solusi : Biasanya kerusakan paling sering terjadi pada IC PA (Power Amflifier) dan Switch Antenna
2. No TX
Ciri : Apabila dicari manual hanya mendapat 3 jaringan operator namun saat dipilih muncul keterangan "No Acces"
Solusi :
- Cek Keluaran TX (yaitu TXi dan TXq dari Ic audio (UEM/UPP), jika tidak ada maka kerusakan pada IC Audio.
- Cek Vr2 (Hanya tegangan ini yang digunakan).jika tidak ada ambilkan tegangan dari yang lain yang nilainya sama.
- Cek Coupler antara IC rf dan Pa
- Cek tegangan kerja IC PA.
- Cek IC PA
- Cek Switch Antenna
Kesimpulan No TX
Bisa disebabkan oleh IC Audio (UEM/Rap3g), IC Power, Coupler, IC PA, dan Switch Antenna.
Search manual, tidak mendapatkan sembarang provider
Search manual, hny dapat 1 or bbrp provider (lemah)
Search manual, kadang dapat n gx
Ciri2 kerusakan TX (transmiter):
Search Manual dapat semua provider, no access ke Base Station
Dapat semua provider n bisa access, gx bisa make call
Access Ok, sering dpt pesan "Connection Error" waktu telp
Sebagian di problem RX
Dg media PSU sbg pembaca arus
Dg Media MultiDigital sbg pengukur nilai pd titik testpoint
No Network Search dlm wkt xg sgt singkat (hitungan detik)
Paling sering ketemu rusak pd RXVCO, tdk menghasilkan gelombang SHF ke RF-RX guna mixing Band GSM.
No Network Search dg wkt >5detik tanpa gerakan arus
Kerusakan pd RF-RX, tidak dapat mengolah signal data (informasi) n carrier (pembawa)
Kedua, bisa dr RAP xg tidak bs menginstruksikan kerja kpd RF-RX
Utk RAP, bs coba digoyangi sedikit n test kembali.. biasa'y bs langsung OK or paling gx kan ad pegerakan arus xg sedikit lemah, petanda RAP sdh layak diganti ..
No Network Search waktu lumayan lama, mungkin >1menit dg gerak getar arus lemah berulang kali.
Gx dicatat brp x he3..
Kemungkinan rusak pd RF-RX, RAP n RETU
Utk memperkecil lagi lingkup analisa, bs mggunakan Multi testpoint ke titik J RXIQ antara RF-RX n RAP.
Biasa'y salah 1 xg rusak, kan terukur nilai xg selisih byk antara I n Q.
Xg termasuk selisih byk diatas 0.005
Bahkan pernah ketemu beda diatas 0.100 pd N70, putus jalur pd layer upper ke HINKU.
No Network Search <1menit dg gerak arus kadang lemah n kadang sedikit lbh cepat (gx teratur)
Bisa dicoba di AntSwitch dulu, RF-RX n rangkaian RXVCO
Dirangkaian RXVCO, paling sering didapati kerusakan pd C 2n2 xg gampang bocor terutama bekas kemasukan air.
Gx menutup kemungkinan dr RAP juga.
pada kesempatan ini kita bakal membahas sedikit tentang RF..
RF interface converters
Telah kita pahami sebelumnya bahwa Modul RF mempunyai karakter signal analog sedangkan Baseband mempunyai karakter digital.
agar kedua Modul ini dapat berkesinambungan satu sama lain, dibutuhkan suatu konversi atau penerjemah signal analog menjadi signal digital (A/D Converter) dan signal digital menjadi signal analog (D/A Converter).
RF Interface Converter biasa juga disebut Multy Mode Converter yang merupakan rangkaian penghubung antara Modul RF dengan UPP.
Modul RF ini merupakan bagian yang sangat penting dari sistem komunikasi, tanpa Sistem RF ini maka mustahil ponsel akan dapat men-transmisikan data informasi kepada Base station, hal ini bisa mengakibatkan Ponsel tidak akan mendapatkan signal atau jaringan dari operator.
adapun Fungsi Sistem RF ini diantaranya:
1.Menyatukan data informasi dengan signal pembawa (Modulasi)
2.Memisahkan data informasi dengan signal pembawa (Demodulasi)
3.Pembangkit frekuensi untuk signal pemancaran dan penerimaan (Frequency Synthesizer)
4. Pengunci jaringan operator (PLL)
5.Penguatan signal penerimaan dan pemancaran Pembangkit denyut untuk kebutuhan Clock.
pada tipe BB5 Fungsi RF diimplementasikan pada AHNE/HINKU
sebagai pendukung dibutuhkan beberapa komponen tambahan diantaranya: VCO, VCTXO, Loop Filter, SAW, Front End Module.
Kerusakan pada Bagian RX dibagi menjadi dua jenis :
1. Low RX
Ciri :
- Pada saat cari manual hanya dapat 1 atau 2 jaringan saja
- Biasanya proses searching tidak lebih dari 4 detik sudah tidak dapat jaringan.
Solusi : kerusakan biasanya belum sampai ke IC RF, maka bisa coba anda lakukan penggantian mulai dari switch antenna, coupler ataupun bagian antennanya.
2. No Rx
Ciri : Pada saat cari manual sama sekali tidak dapat jaringan operatornya.
solusi :
- Cek Output dari RF (RXi dan RXq) menggunakan oscilloscope, jika bagus maka kerusakan pasti pada IC Audio (Biasanya sudah digabung pada IC Power pada DCT4 dan WD2, dan Pada BB5 biasanya pada Rap3G).
- Cek tegangan kerja IC RF ; misalnya vr1,vr2,vr4,dst jika ada yang gak ada maka kerusakan pada IC Power, namun bisa juga tidak perlu mengganti IC Power namun kita ambilkan dari tegangan lain yang nilainya sama.
- Cek tegangan kerja vco jika tidak ada maka ganti IC Power atau ambilkan tegangan dari tegangan yang nilainya sama.
- cek keluaran VCO (Volt Control Osilator) normal apa tidak dengan menggunakan oscilloscope, jika tidak normal maka kerusakan pada VCO.
- Cek tegangan dari UPP yaitu Sdata, Ssena dan Sclock, jika tidak ada maka kerusakan pada CPU.
- Cek Keluaran crystal 26Mhz ada keluar 26Mhz / 38Mhz apa tidak menggunakan Frequensi Counter jika berkurang maka kerusakan pada crystal 26mhz/ 38Mhz
salah satu kasus Rfbus-data,clk,ena yg kita dapati swaktu selftest

Kesimpulan No RX
Dapat disebabkan oleh :IC Power, IC RF, Crystal 26Mhz/38Mhz, VCO ataupun CPU.
Kerusakan bagian TX juaga dibagi menjadi 2 bagian :
1. Low TX
Ciri : Dapat signal tapi turun naik atau dapat signal tapi susah untuk telpon.
Solusi : Biasanya kerusakan paling sering terjadi pada IC PA (Power Amflifier) dan Switch Antenna
2. No TX
Ciri : Apabila dicari manual hanya mendapat 3 jaringan operator namun saat dipilih muncul keterangan "No Acces"
Solusi :
- Cek Keluaran TX (yaitu TXi dan TXq dari Ic audio (UEM/UPP), jika tidak ada maka kerusakan pada IC Audio.
- Cek Vr2 (Hanya tegangan ini yang digunakan).jika tidak ada ambilkan tegangan dari yang lain yang nilainya sama.
- Cek Coupler antara IC rf dan Pa
- Cek tegangan kerja IC PA.
- Cek IC PA
- Cek Switch Antenna
Kesimpulan No TX
Bisa disebabkan oleh IC Audio (UEM/Rap3g), IC Power, Coupler, IC PA, dan Switch Antenna.
ADSENSE HERE!

No comments:
Post a Comment